Another Great Teacher

5:43 AM

Mengerjakan Detik-Detik Ujian Nasional membuat gw ingat tiga tahun yang lalu. Sama, gw mengerjakan soal-soal dari buku ini karena mau menghadapi UN. Tapi dengan semangat yang jauh berbeda, entah apa alasannya. 

Gw jadi ingat saat-saat gw les di Bintang Pelajar. Gw jadi ingat Mbak Nani. Ia guru IPA. Orangnya tegas, figur akhwat strong yang memang gw senangi. Gw sangat suka hari Sabtu, karena di hari itulah gw diajar IPA olehnya. Setiap membuka buku paket soal UN, pasti soal-soal IPA yang gw kerjakan sampai habis. Bahkan gw mengerjakan soal-soal IPA dari modul BP saat di angkot walaupun langit sudah gelap karena menjelang Maghrib. Sampai pernah suatu kali gw les di BP dan empat orang teman gw gak masuk saat kelas Mbak Nani, gw sampai bingung mau membahas soal apalagi; karena dari semua buku yang gw bawa soal-soalnya sudah habis gw lahap.

Di suatu saat:
"Mau ke SMA mana?"
"SMA 1, Mbak."
"Kamu mah insha Allah bisa."
"Udah punya rencana kuliah?"
"Pengennya ke Jerman sih, Mbak. Hehe."

Dan di pertemuan terakhir.
"Ini pertemuan terakhir dengan saya. Saya mau ngajar di Banten. Kamu mau ke Jerman kan, Tika?"
"Hehe iya, Mbak."
"Mudah-mudahan kita ketemu lagi ya, di sana. Saya juga pengennya ambil S-2 Biologi di Jerman."

Tiba-tiba gw kangen beliau. Kangen caranya memotivasi gw sampai punya semangat yang segitunya. Gw juga jadi kangen diri gw yang segitu menggebu-gebunya. Kangen diri gw yang punya persistensi dan determinasi sekuat itu.

Fuh, kurang dari 12 jam sebelum Ujian Sekolah. Mudah-mudahan kami semua baik-baik saja. Ralat, mudah-mudahan kami mendapatkan hasil terbaik, dengan jalan yang baik pula.

Sampai jumpa, Mbak! Di Jerman, kan? :) Terima kasih untuk membuat saya termotivasi, bahkan untuk saat ini.
Maaf kalau ada yang salah dari apa yang ditulis di sini.

You Might Also Like

0 comments

ayo komen disini :)

Popular Posts