Jadilah Mentari

6:36 AM

"Jangan jadi lilin!"


Karena saat ada di sana, kami pun tahu pahitnya, kami mengerti betapa dilemanya. Kami mengerti. Dan kami tidak ingin rasa itu ada terus "di sana".

Sang mentari bersinar, walaupun mungkin kadang menyilaukan. Tapi ia mampu membuat planet-planet yang mengitarinya bersinar pula. Sang mentari memang bersinar, tapi ia tidak rakus. Ia tidak menyita sehari penuh untuk senantiasa memamerkan sinarnya. Ia bersembunyi di saat malam, begitu bukan? Membiarkan bulan juga bersinar menggantikannya, membiarkan bintang-bintang lain menunjukkan sinarnya, membiarkan Venus, ataupun Jupiter dapat menyeruak. Walaupun mungkin sinar mereka tak secerah sang mentari.

Tapi sang mentari tidak lantas mengambil alih jam malam, sekali lagi, walau sinar yang lainnya memang tak secerah sang mentari. Karena ia tahu, ia juga butuh menyinari "tempat lainnya". Karena sang mentari tahu, tak ada gunanya jika hanya ia yang bersinar. Bukankah indahnya bulan dan bintang lainnya juga perlu dilihat? Bukankah keindahan datang dari keseimbangan?

Jadilah sang mentari; yang tidak pernah mengeluh dengan semua kondisi itu. Jadilah sang mentari, yang mampu menjadi sumber energi. Jadilah sang mentari, dan jangan pernah kau sesali.

You Might Also Like

0 comments

ayo komen disini :)

Popular Posts